Misteri 1000 Yen

Pada suatu hari Ari, Daus, Egi pergi ke Jepang dalam rangka tugas negara. Di sana mereka dijadwalkan untuk menginap satu malam. Singkat cerita, 3 orang pemuda masa kini tersebut sampailah di sebuah penginapan. Karena uang sudah habis untuk pachinko, mereka memutuskan untuk menyewa satu kamar.

Di depan sebuah penginapan mereka melihat tanda vacancy untuk sebuah kamar seharga 30.000 Yen per malam. Menghitung kembali uang yang dimiliki, mereka sepakat untuk masing-masing mengeluarkan uang 10.000 Yen.

Sesampainya di frontdesk, Daus segera memesan kamar mewakili teman-temannya yang dalam kondisi tepar. Ternyata kata mbak-mbak Jepang di frontdesk, sewa kamar didiskon menjadi 25.000 Yen. Mungkin dia kagum melihat rambut Daus yang begitu lebat dan bebas ketombe.

Kepada teman-temannya Daus mengatakan bahwa ada kembalian sebesar 5000 Yen. Karena tidak dapat habis dibagi tiga, mereka sepakat untuk masing-masing mengambil 1000 Yen, dan sisanya 2000 Yen digunakan untuk pijit-pijit di pemandian umum Jepang yang dicampur antara pemandi pria dan wanita.

Mari kita lewati saja cerita mereka di pemandian umum ini beberapa jam ke depan, hingga hari berikutnya setelah mereka checkout.

Keesokan harinya di bandara, Egi yang terkenal sangat “hemat” mencoba menghitung pengeluaran mereka di hotel malam sebelumnya. Mereka masing-masing mengeluarkan uang 10.000 Yen dan menerima kembalian 1000 Yen, atau masing-masing keluar 9000 Yen. Bila ditotal menjadi 27.000 Yen. Lalu ditambah pengeluaran untuk pijit-pijit, totalnya menjadi 29.000 Yen.

Maka Egi bertanya kepada Ari dan Daus, “cuy…. 1000 Yen na deui kamana?”

Kemanakah hilangnya 1000 Yen tersebut, wahai pembaca?

Advertisements

10 thoughts on “Misteri 1000 Yen

  1. Bad command or File Name! Check Sum error! :))))
    25rb/3 kan = 8,33333~rb.
    Trus 2000 patungan pijit2 dibagi 3 = 666,6666~
    Jadi, masing2 keluar: 8333.33 + 666.66 = 9000.
    9000 x 3 = 27000
    sisa 3000, abis dibagi 3 seceng2
    HOREEEEE!!!! dapet nana dalem baruuu!

  2. Sbnernya ga ada sisa/ga ada uang yang hilang. Alasannya:
    Penginapan Rp 30.000
    Jadi diskon Rp 25.000
    Sisa Rp 5.000
    Dibagi tiga @Rp 1.000 = Rp 3.000
    Sisa uang Rp 2.000 itu dibagi untuk pijet-pijet.

    Jadi pengeluaran yg sebenernya :
    Rp 25.000 + Rp 3.000 + Rp 2.000 = Rp 3.000

    Pas! Ga ada uang yang sisa/hilang

  3. Eh itu maksudnya Rp 30.000! *tepok jidat*

    Pengeluaran yg sebenernya :
    Rp 25.000 + Rp 3.000 + Rp 2.000 = Rp 30.000

    Pas kan? Kan? Kan? Kan?

  4. Duh, ini kan permainan logika? Cuma tipuan kata-kata doang.
    Rumus matematikanya harusnya:
    a + b + c = d, di mana a = uang sewa kamar, b = uang kembali, c = uang pijat, d = total uang
    Perhitungannya harusnya:
    25k + 3k + 2k = 30k

    PS:
    “Mereka masing-masing mengeluarkan uang 10.000 Yen dan menerima kembalian 1000 Yen, atau masing-masing keluar 9000 Yen. Bila ditotal menjadi 27.000 Yen.”
    Pernyataan di atas sudah benar, tapi pernyataan sesudahnya “Lalu ditambah pengeluaran untuk pijit-pijit, totalnya menjadi 29.000 Yen.” yang salah. Karena total 27.000 Yen itu sudah termasuk uang pijit-pijit, jadi tidak boleh ditambah lagi dengan uang pijit-pijit.
    So, secara matematika:
    30k (total uang) – 3k (uang kembali) = 25k (uang sewa kamar) + 2k (uang pijat)

    Regards,
    @frantjr

    • hahahaha… na ini, selain bener & rapih perhitungan matematis-nya, permainan kata yang misleading-nya juga ketebak.. 😀 TOP!

      selamat, anda layak mendapatkan sebuah paket liburan selama tiga malam di lokasi yang anda pilih dan bayar sendiri…!!! 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s