Beyond 2000 (1985 – 1995)

Dari kecil saya selalu tertarik dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan sains dan teknologi. Film bertema science-fiction, buku-buku dan majalah popular-science, semua akan saya lahap dengan senang hati. Termasuk dalam urusan acara TV. Salah satu acara favorit sewaktu kecil adalah sebuah program dari Discovery Channel yang berjudul “Beyond 2000”.

Acara ini berkonsep reportase, di mana dalam setiap episode akan ada beberapa segmen yang membahas berbagai perkembangan teknologi mutakhir dari seluruh penjuru dunia. Berbagai implementasi teknologi cutting edge dan eksperimental bergantian dibahas setiap minggu. Sebuah acara idaman buat penggemar teknologi.

Tapi ada satu hal yang saya ingat menjadi daya tarik tersendiri dari acara ini: tahun 2000. Sekarang mungkin ini akan terdengar konyol, tapi bagi kita, anak-anak generasi dekade 80’an, tahun 2000 terkesan sangat futuristik. Walaupun tahun 2000 hanya berjarak sekitar 10-15 tahun, tetapi ada sebuah daya tarik tersendiri dari angka 2 di depan bilangan nominal penanda waktu. Seolah-olah segala impian futuristik kami sewaktu kecil,- mobil terbang, penerbangan ke luar angkasa, teleportasi, jetpack -, semua akan terwujud pada tahun 2000.

Oleh sebab itu saya, dan mungkin banyak anak-anak geek lainnya, setia menyaksikan setiap episode “Beyond 2000”, sambil berharap dalam hati “…mungkin minggu ini mereka akan mengumumkan pembuatan sebuah mobil terbang di sebuah laboratorium di ujung dunia sana“.

Ada sebuah romantisme pada kata 2000 buat anak-anak yang dibesarkan pada dekade 80’an. It felt so near, yet so far. Kita tidak sabar menantikan datangnya millennium baru, dan segala kemungkinan-kemungkinan teknologis yang ada di baliknya.

Sampai sekarang Discovery Channel masih merupakan salah satu program televisi favorit saya. Begitu menakjubkan melihat hasil pemikiran dan kreatifitas manusia yang dituangkan dalam sebuah produk sains dan teknologi. Bila manusia dapat memfokuskan sumber dayanya pada kemajuan spesies, alih-alih berperang antar sesama, begitu menakjubkan apa yang bisa kita raih.

Pada satu sisi, saya rasa “Beyond 2000” dulu mewakili harapan ini. Harapan bahwa di antara segala permusuhan dan kebencian, manusia masih mampu menyisihkan waktu untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi sesamanya.

Advertisements

One thought on “Beyond 2000 (1985 – 1995)

  1. Pingback: Week 4 Recap #JuliNgeblog | Codes, Colours, Chemistry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s