Thames

Dari sini Thames terlihat sangat indah. Lampu-lampu kota terpendar dalam riaknya. Untuk satu kali dalam hidupku, di sini dalam dingin angin malam, di detik ini, segalanya seperti yang aku inginkan. Sempurna.

Dua puluh tujuh tahun. Waktu yang sangat cepat bagi sebagian orang, namun berjalan sangat lambat bila engkau mengalami apa yang aku alami.

Aku berdiri sendiri ditemani segelas minuman, membilas semua luka. Di dalam, keriuhan pesta ulang tahunku mulai sirna menemani rembulan.

Dua puluh tujuh tahun. Waktu yang cukup untuk merasakan semua kepedihan yang dapat diterima oleh sebuah jiwa. Teriakan istriku adalah hal terakhir yang ku dengar saat tubuhku jatuh melayang dari pinggir balkoni.

Lalu hanya ada hembusan angin. Kesunyian. Kedamaian yang aku cari selama ini.

#100kata8 #Day04

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s