“Para Pendukung Fanatik Jokowi” dalam 5 Fabel Sederhana

Saat ini artikel saya yang diterbitkan 4 hari lalu dengan judul “Para Pendukung Fanatik Jokowi” telah mencapai 115 ribu lebih views dengan 400 lebih komentar. Terus terang, saya tidak menyangka artikel yang merupakan curahan kekesalan pribadi ini mendapat tanggapan yang begitu luas dan begitu beragam.

Tetapi ada satu hal yang sulit untuk saya pahami, yaitu berbagai misinterpretasi terhadap tulisan itu. Saya tidak mengerti apakah diakibatkan oleh gaya penulisan yang terlalu rumit hingga sulit dicerna intinya. Atau apakah karena beberapa pembaca meresponnya dengan penuh emosi dan tidak mampu memandangnya melalui sudut pandang yang jernih.

Oleh sebab itu, untuk menjelaskan inti dari tulisan tersebut, sekaligus untuk menjawab puluhan komentar dari pembaca yang rupanya menemui kesulitan dalam memahaminya, saya akan menjabarkan inti-inti dari “Para Pendukung Fanatik Jokowi” dalam 5 buah fabel sederhana. Semoga setelah fabel-fabel yang seharusnya mudah dipahami ini, tidak akan ada lagi misinterpretasi. Selamat membaca. 🙂

Continue reading

Advertisements

Para Pendukung Fanatik Jokowi

Jadi tadi sore saya berbincang dengan seorang teman di salah satu media sosial. Dia berkata, semula ia hendak memilih Jokowi, tetapi karena kesal pada kelakuan para pendukung beliau di media sosial, dia justru akan memilih Prabowo. Bukan karena dia percaya pada visi Prabowo, bukan karena dia tidak menyukai program-program Jokowi; sekedar karena kesal (dan ingin membuat kesal) para pendukung Jokowi.

Continue reading