“IQ?”

“Elo tu ngerti nggak sih? Sudah jelas kalau A itu ya pasti berasal dari X!”
“Haha… elo yang kagak ngerti. Yang namanya A belum tentu dari X. IQ?

“IQ?”

Ini adalah salah satu bentuk tulisan paling menjijikan yang bisa ditulis seorang manusia kepada manusia lain. Sebuah kalimat singkat yang, sayangnya, sering kali kita lihat dalam berbagai perdebatan daring. Terus terang di mata saya, orang-orang yang menggunakan argumentum ad hominem dalam perdebatan, langsung kehilangan satu poin respek. Apalagi yang semerendahkan ini.

Continue reading