(Kembali) Membaca Lebih Banyak

Salah satu resolusi 2015 saya akhirnya tercapai dengan selesainya membaca buku ke-24 di akhir Oktober ini. That’s 2.4 books per month! An invigorating experience of rekindling of an old flame, if I may say so.

Dulu (belasan tahun lalu) membaca adalah bagian utama dari hobi saya; selain musik, televisi, dan gim video. Salah satu tujuan resolusi “membaca lebih banyak” di tahun ini adalah untuk memicu kembali hobi lama yang sempat hilang tersebut. Dan rasanya tujuan itu tercapai.

Pada jaman SMA dan kuliah, saya beruntung memiliki akses ke buku-buku bagus di perpustakaan sekolah/kampus. Saya pertama kali membaca Erich Von Daniken, Jules Verne, Richard Dawkins, Kenichi Ohmae, George Orwell, Shakespeare, Milton, dan lain-lain di era ini. People who knew me since high school know I’m a library dweller. I even met my wife at our high-school’s library :D.

Setelah lulus kuliah, kecintaan pada buku masih tetap tinggi. Tetapi akses pada buku berkualitas semakin jauh. Apalagi ada banyak prioritas finansial lain yang harus dipertimbangkan (I was already married and with one son).

Buku bagus memang tidak murah. But believe me, they worth every damn penny. Dan dengan sedikit usaha, kita bisa mendapatkan buku-buku bekas berkualitas. So if you want your kids to leave their screens and read, invest in good books!

Sebelum menutup artikel, berikut adalah beberapa buku dari daftar baca tahun ini yang sangat saya rekomendasikan:

1. Why Nations Fail (Daron Acemoglu, non-fiksi)
2. The Martian (Andy Weir, fiksi)
3. Parallel Worlds (Michio Kaku, non-fiksi)
4. A World Without Islam (Graham E. Fuller, non-fiksi)
5. Rogue State (William Blum, non-fiksi)
6. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (Eka Kurniawan, fiksi)

Untuk daftar selengkapnya 24 buku yang saya baca tahun ini, kunjungi profil Goodreads ini.

So have a great day. Pro-tip: a good book will surely help ;).

Advertisements

3 thoughts on “(Kembali) Membaca Lebih Banyak

  1. Membaca artikel tentang orang-orang yang menulis tema atau cerita tentang buku, selalu menarik. Melihat atau membandingkan ke diri sendiri, beberapa tahun belakanan ini, saya nyaris tidak pernah membaca satu judul bukupun dan juga sudah jarang datang ke perpustakaan. Mudah2an tulisan Anda bisa menjadi awalan saya untuk membaca buku. Salam kenal Mas Arie

  2. Pingback: 2016 In Review | Codes, Colours, Chemistry

  3. Pingback: 2016 In Culture | Codes, Colours, Chemistry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s