Dingin & Pragmatis

Kala elit politik terang-terangan memperlihatkan bahwa mereka adalah para pemain yang pragmatis, pendukung fanatik terus saja memuja remah-remah idealisme yang tersisa di para junjungan. Bahkan para pendengung politik yang seharusnya lebih profesional, masih terjebak dalam dikotomi kami vs kalian di media massa dan media sosial. Dengan hiruk pikuk yang disebabkan oleh terobrak-abriknya identitas politik para kandidat, seharusnya kita semua sudah dapat melihat di luar lingkup identitas ideologi, apakah ideologi dunia ataupun ilahiah. Seharusnya kita mulai melihat para kandidat lebih kepada program-program yang mereka tawarkan, bukan sekadar identitas yang berhasil (atau gagal) mereka tampilkan. Sudah saatnya pemilih di Indonesia untuk lebih cermat dan logis.

Continue reading

Advertisements

Catatan dari Jepang

Di artikel ini saya hendak berbagi beberapa informasi bagi pembaca yang berencana untuk mengunjungi Jepang, terutama Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Sebagai catatan saya mengunjungi Jepang di bulan Juli, di kala puncak musim panas.

Continue reading