Dear Kang Emil

Dear Kang Emil, pertama-tama saya mohon maaf bila komentar saya beberapa hari lalu melahirkan  polemik. Tetapi, sebagai warga yang prihatin, saya merasa perlu untuk menyampaikan kritik tersebut. Dan saya yakin Kang Emil adalah salah satu dari sedikit pemimpin di negeri ini yang tidak alergi terhadap kritik. Artikel blog ini adalah tanggapan terhadap permintaan Kang Emil kepada saya untuk menjelaskan poin-poin yang telah saya tulis. Dan untuk memulainya, izinkan saya menjabarkan beberapa poin yang tempo hari sempat saya sampaikan. Saya berharap, bila setiap poin dituliskan kembali secara panjang lebar, maka kemungkinan salah pengertian dapat dihindari.

Continue reading